View this post on Instagram

πŸ“° [Seputar BEM SEBI] πŸ“° . Gempita Puncak Gebyar Muslimah 2019 . Depok – (10/03) Puncak Gebyar Muslimah 2019 telah sukses diselenggarakan. Dikhususkan untuk para muslimah, event tahunan kali ini telah berhasil menyita perhatian para peminat nya dengan berbagai rangkaian acara. Mulai dari launching, perlombaan, bedah buku, dan sebagai penutup yakni puncak acara. Bertemakan β€œThe Role of Muslimah in Modern Era”, menghadirkan beberapa pembicara ternama seperti Farah Qonita selaku Founder Teh Jasmin dan Penulis Buku β€œSeni Tinggal Di Bumi”, Riyana Widyawati selaku Aktivis Komunitas Perempuan Berdaya dan Peduli Anak, juga Heni Sri Sundani selaku Founder Anak Petani dan Argo EDU Jampang Community. Bertempat di SebiHall Kampus STEI SEBI, acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB. . Menjadi acara tahunan yang ditunggu, Gebyar Muslimah 2019 mengupas bagaimana muslimah bergerak di era modern seperti saat ini. Berhadapan dengan berbagai budaya yang mulai mengerogoti akhlaq dan sikap seorang perempuan, membuat para muslimah harus mulai membangun benteng dan prinsip hidup demi terlindungi nya sebuah iffah dan izzah. Sehingga terbentuklah akhlaqul karimah pada diri seorang muslimah. β€œ Menjadi perempuan yang modern adalah dia yang dekat dengan Al-Qur’an” ujar Farah. . Tidak menjadi halangan seorang muslimah untuk bergerak dalam semua bidang yang ingin digeluti. Seperti politik, pendidikan, pertahanan dan lain sebagainya. Dengan adanya berbagai kemajuan yang ada seperti saat ini, dapat memudahkan seorang muslimah dalam mengupgrade diri nya untuk lebih maju dan berkompeten. Menjadikan pelajaran dari waktu yang telah berlalu, dan mempersiapkan diri untuk masa depan yang dihadapi. β€œPerjuangan menjadi seorang muslimah tidak lah mudah. Jadikan sosok Khadijah, Aisyah, dan muslimah tangguh lainnya dimasa Rasul SAW sebagai contoh yang baik.” ucap Riyana.

A post shared by BEM KBM STEI SEBI (@bemsebi) on